SC Bastia akhirnya harus menerima hukuman pengurangan satu poin karena ulah oknum suporter mereka yang sempat melakukan tindakan rasis terhadap penyerang OGC Nice, Mario Balotelli saat kedua tim bertemu pada lanjutan Ligue 1 di di Stadion Armand Cesari akhir Januari lalu.Komisi disipilin (Komdis) Liga Prancis atau French Professional Football League (LFP) memberikan hukuman pengurangan poin dan mereka juga diwajibkan menutup tribun timur mereka selama tiga pertandingan ke depan.

Balotelli pernah menyebut kalau pendukung Bastia sempat meneriakkan suara monyet terhadapnya pada pertandingan 20 Januari tersebut.

Sehari setelah pertandingan, mantan penyerang Liverpool dan Manchester City itu menulis di media sosial dengan menyebut pertandingan itu sangat memalukan.

“Saya punya pertanyaan kepada rakyat Prancis, apakah normal pendukung Bastia bersuara seperti monyet dan ah uh ah selama berlangsungnya pertandingan dan tak ada seorang pun dari komisi disiplin yang berkata apa-apa?” tulis pemain yang penampilannya melejit bersama Inter Milan itu.

“Jadi rasisme itu legal di Prancis? Atau hanya di Bastia? Sepak bola adalah olah raga yang luar biasa. Orang-orang seperti pendukung Bastia itu mengerikan,” tulis Super Mario kala itu.

Sikap rasis yang ditunjukkan terhadap Balotelli juga diketahui rekan satu timnya, Wylan Cyprien yang juga mendengar bagaimana pendukung Bastia meneriaki ibu Balotelli saat pertandingan berlangsung.

Balotelli sendiri baru-baru ini juga harus menerima kartu merah pada pertandingan akhir pekan lalu saat Nice menaklukkan Nice dengan skor 1-0. Di Ligue 1, Nice saat ini masih tertahan di peringkat tiga dengan koleksi 56 dari 26 pertandingan, jumlah poin yang sama juga dikumpulkan Paris Saint-Germain yang berada di urutan kedua, sedangkan pimpinan klasemen AS Monaco nyaman di puncak dengan selisih tiga poin.

Sementara untuk SC Bastia, pemotongan tersebut semakin menyulitkan mereka yang sampai sejauh ini masih bertarung untuk bisa keluar dari zona degradasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *