Sosok Mario Balotelli tak pernah lepas dari kontroversi. Setelah memberikan kemenangan 2-1 untuk Nice dengan dua gol yang ia cetak ke gawang Lille, Balotelli membuat ulah di bandara Lille, Prancis.Mario Balotelli tidak belajar dari pengalaman yang sudah lewat dengan membuat ulah dapat menyebabkan pemain itu mendapat skorsing dan dapat merugikan diri sendiri dan juga tim yang di belanya.

Penyerang berusia 26 tahun itu sengaja berlutut dan meluncur melewati alat detektor logam seperti sedang melakukan selebrasi seusai mencetak gol. Tindakan tak lazim itu membuat petugas bandara geleng-geleng kepala dan disambut tawa rekan setimnya.

Seperti masih larut dalam kemenangan di markas Lille, Balotelli melakukan tindakan tidak lazim itu di Aeroport de Lille. Aksi iseng itu ia unggah ke akun Instagram miliknya, yaitu @mb459. Sampai Senin (10/4), video itu sudah ditonton sekitar 690 ribu kali.

Bukan kali ini saja Balotelli berulah bersama Nice. Sebelumnya, Balotelli pernah mendapa hukuman berupa larangan bertanding dalam empat laga karena bermain kasar dan digajar kartu merah langsung saat Nice bertemu Bastia di awal musim 2016-2017.

Balotelli juga pernah dituduh melakukan penghinaan terhadap ibu dari pelatih Bastia, Francois Ciccolini. Aksi itu ia lakukan karena merasa gerah mendapat perlakukan rasis dari para pendukung Bastia yang meneriakan suara monyet kepada Balotelli.

Saat awal bergabung dengan Nice, Balotelli dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam sebuah laga. Namun, ia menolak untuk melakukan wawancara dengan Canal Plus TV, selaku operator penyiaran yang memberikan gelar pemain terbaik kepada Balotelli.

Sebelum bergabung dengan Nice, Balotelli juga banyak melakukan tindakan kontroversial bersama mantan timnya, seperti AC Milan, Inter Milan, Liverpool, juga Manchester City. Aksi kontroversial tersebut membuat kontrak Balotelli tidak diperpanjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *