Dua klub raksasa Serie A, AS Roma dan AC Milan dilaporkan sama-sama tertarik untuk memboyong pemain sayap Paris Saint-Germain, Hatem Ben Arfa setelah bintang PSG itu merasa frustasi dengan kurangnya waktu bermain di klub ibu kota Prancis tersebut.

Ben Arfa baru-baru ini mengaku kalau dirinya bisa saja meninggalkan klub raksasa Prancis tersebut pada musim panas ini jika ia tidak diberi kesempatan bermain baik sekarang atau di akhir musim. Mantan bintang Newcastle itu baru bermain di lima laga Ligue 1 pada musim ini dan belum berhasil mencetak gol.

“Saya tidak menuntut apa-apa, bukan waktu bermain, bukan posisi tertentu. Semua yang saya inginkan adalah untuk diberikan kesempatan. Saya ingin merasa seperti ada persaingan di tim ini,” ungkapnya dalam sebuah pesan yang ia unggah di Facebook.

“Saya adalah seorang pesaing, saya seorang juara. Dalam kepala saya, saya suka kemenangan. Sulit untuk menerima kenyataan menjadi seorang pemain pengganti. Anda dapat menerima jika berada di bangku cadangan untuk sementara, atau jika hal dapat berbalik,” lanjut dia.

“Sebaliknya, ini seperti sebuah hukuman. Jika saya diberi kesempatan, dan saya tidak dapat melakukannya dengan baik, saya akan pergi seusai keinginan saya sendiri,” tutupnya.

Dan dua raksasa Italia, Roma dan AC Milan siap untuk menawarkan Ben Arfa jalan keluar jika pemain asal Prancis tersebut akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Parc des Princes.

Ben Arfa memiliki kontrak dengan PSG sampai tahun 2018 tapi bisa saja diizinkan untuk meninggalkan Les Parisien dengan harga murah pada musim panas nanti untuk mencegah kehilangan dirinya dengan status bebas transfer.

Manajer Southampton, Claude Puel dikatakan tertarik untuk mendaratkan pemain 30 tahun itu dengan status pinjaman pada bulan Januari lalu tetapi ia mengakui kalau Ben Arfa jauh dari kisaran harga yang ia minta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *