Setelah cukup lama menutup diri dan seperti bungkam terkat kepindahan mengejutkannya dari West Ham United ke Marseille pada bursa transfer Januari lalu. Akhir gelandang andalan Timnas Prncis, Dimitri Payet mengungkapkan alasan utamanya memilih meninggalkan Liga Premier Inggris untuk pulang ke klub Negara asalnya.Bicara kepada Canal+, Payet menyebut salah satu yang mendorongnya untuk memilih gabung Marseille adalah kekhawatirannya akan kehilangan tempat di Timnas Prancis apabila tetap bertahan bersama West Ham.

“Mengingat bagaimana level permainan saya dan bagaiman itu pergi, saya takut kehilangan tempat saya di Timnas Prancis dan menjadi yang kurang dipilih,” kata Payet.

Kepindahan Payet ke Marseille dengan dana transfer 25 juta poundsterling memang sempat menghebohkan para pendukung West Ham. Apalagi musim sebelum pemain yang dikenal memiliki tendangan bebas ampuh itu muncul sebagai salah satu pilar The Hammer dengan koleksi 12 gol untuk menghantarkn West Ham finish di peringkat 7.

Atas capaiannya tersebut juga, West Ham akhirnya memberikannya perpanjangan kontrak untuk lima tahun pada Fenruari 2016 dengan nilai 125.000 poundsterling perpekan. Tapi, tampaknya hal itu tetap tidak mampu menahan Payet untuk lebih lama bersama tim asal Kota London itu.

“Tidak, itu tidak sulit meninggalkan Liga Inggris. Saya telah kembali ke Marsaille, tempat yang saya kenal, saya suka pelatihnya dengan proyek baru,” jelas Payet.

“Saya rasa West Ham cukup komplek bagi saya. Itu terjadi natural, meniggalkan West Ham adalah sesuatu yang urgen,” jelasnya.

Meski bahagia dengan pilihannya kembali ke Prancis, Payet mengakui cukup menyelasi bagaimana cara ia meninggalkan klub yang juga menimbulkan banyak kebencian dari fans West Ham terhadap dirinya.

“Ya, saya menyesal, semua cinta yang diberikan klub dan orang-orangnya merupakan hal yang tidak akan pernah saya lupakan,” pungkas Payet.

Bersama Marseille sendiri, Payet sudah membukukan dua gol dari sembilan penampilannya. Gol terakhirnya ia ciptakan akhir pekan lalu melalui tendangan bebas khas miliknya saat memaksanakan hasil imbang kontra Dijo dengan sor 1-1.

Di sisi lain, West Hum seperti belum mampu mencari pengganti yang tepat untuk sosok Payet, sehingga mereka masih tertahan di peringkat 14 klasemen sementara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *