Penyerang PSG, Edinson Cavani sepertinya semakin menegaskan dirinya sebagai penerus ketajaman Zlatan Ibrahimovic bagi Paris Saint-Germain setelah menyamai rekor spesial nya.

Edinson Cavani semakin rajin mencetak gol. Saat menghadapi tuan rumah Girondins Bordeaux, Rabu (25/1), dia mencetak dua gol dalam kemenangan yang diraih Paris Saint-Germain dengan skor 4-1.Kemenangan tersebut mengantarkan PSG ke final Coupe de la Ligue. Tim asuhan Unai Emery itu akan menghadapi pemenang antara AS Monaco VS AS Nancy di partai puncak. Final akan digelar di Lyon, 1 April.

Tidak hanya itu, dua gol yang dicetak Cavani membuat dirinya mengukir rekor menawan. Dia menyamai torehan gol milik legenda Les Parisiens, Pedro Pauleta, dengan 109 gol. Itu merupakan jumlah gol di semua ajang bersama PSG.

Pauleta sendiri mencetak 109 gol dalam waktu lima musim. Dia berkostum PSG pada 2003-2008. Dia sebelumnya merupakan top skorer PSG dan rekornya diambil alih oleh Zlatan Ibrahimovic yang kini berkostum Manchester United.

Cavani, pemain asal Uruguay, saat ini berpeluang mengejar torehan gol milik Ibrahimovic yakni 156 gol. Kans terbuka andai dia terus berkostum PSG. Maklum saja, Cavani kini menjadi bomber utama setelah Ibrahimovic hengkang ke Manchester United.

Mantan pemain Napoli tersebut masih memiliki peluang besar untuk bisa menjadi pencetak gol terbanyak di PSG sebagaimana sejauh ini menjadi andalan utama lini depan tim.

Edinson Cavani dan Angel di Maria masing-masing memborong dua gol di pertandingan ini.

Di Maria membuka gol untuk sang juara bertahan dengan tendangan bebasnya pada menit ke-19. Dia menambahkan gol keempat PSG melalui tembakan jarak jauh ke sudut bawah gawang di menit 81.

Sementara Cavani, dia melesakkan tembakan dari dalam kotak penalti di menit 60 dan membukukan gol keduanya di menit 74, untuk membuat dirinya mengoleksi 28 gol musim ini.

Bordeaux sempat menyamakan gol kontroversial Diego Rolan di menit ke-32. Dalam tayang ulang, pemberi assist untuk Roland, Fabrice Kamano lebih dulu offside saat menerima umpan Nicolas Pallois.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *