Kekalahan Paris Saint-Germain dari Barcelona dengan skor telak 6-1 pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Kamis dini hari, memang sulit diterima tidak hanya bagi para pemain tapi juga bagi fans mereka.

Dan inilah yang membuat gelandang PSG, Marco Verratti, akhirnya meminta maaf kepada para pendukung tim raksasa Prancis tersebut setelah pertandingan. Dia mengaku kalau dirinya merasa malu dan marah.“Saya merasa malu,” kata pemain internasional Italia itu dalam perasaan campur aduk setelah pertandingan tersebut. “Kami meminta maaf kepada para fans. Kami tentu saja sangat sedih.”

Ketika dirinya ditanya terkait jalannya pertandingan dan pola permainan yang dilakukan jawara Ligue 1 tersebut, Verratti hanya menjelasakan bahwa betapa sulitnya permainan yang ia dan rekan setimnya rasakan saat itu.

“Barcelona yang memaksa kami untuk bermain bertahan,” jelasnya. “Kami tahu bahwa semua pemain Barcelona lebih baik dari kami,” tambahnya.

“Satu-satunya hal yang harusnya kami lakukan adalah bermain sebagai sebuah tim dan bermain secara solid. Tidak pernah mudah bermain di Camp Nou dan sulit untuk menutup semua ruang yang ada,” lanjut dia.

Sementara terkait masalah keputusan wasit, Verratti tidak mau berusaha untuk menyalahkan wasit Deniz Aytekin atas kegagalan yang diterima timnya.

Kekalahan ini ada kekalahan tim bukan karena wasit

“Ada dua penalti yang diberikan terhadap lawan kami,” katanya. “Namun kami kalah 6-1, jadi (kekalahan) itu memang karena kami, bukan karena wasit.”

Setelah tersingkir di Liga Champioms, Verratti dan rekan-rekannya sekarang memang harus mengubah kembali fokus mereka dengan kembali ke kompetisi domestik, dan mengejar Monaco di puncak klasemen sementara.

Monaco masih berada di puncak klasemen dengan 65 poin sedangkan PSG berada di tempat kedua dengan 62 poin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *