Pendukung Paris Saint-Germain dilaporkan telah dilarang untuk menghadiri dua pertandingan tandang tim kesayangan mereka sebagai akibat dari hukuman yang mereka terima usai membuat aksi vandalisme saat partai final Piala Liga Prancis.Tentu saja hukuman itu merupakan hukuman yang berat dan sangat berpengaruh terhadap peforma tim PSG itu sendiri.

Komisi disiplin Liga Sepak Bola Profesional Prancis atau LFP telah menjatuhkan larangan bepergian bagi fans PSG menjelang sidang dengan pihak klub raksasa Ligue 1 tersebut pada 27 April mendatang untuk membicarakan masalah saat laga final kontra Monaco di Lyon pada pekan lalu.

LFP telah mengutuk aksi perusakan yang dilakukan oleh sebagian fans PSG di mana mereka ditengarai merusak bangku-bangku yang ada di stadion. Media lokal juga melaporkan bahwa para fans Les Parisiens mencoret-coret dinding dan merusak toilet.

Larangan tersebut dikatakan meliputi dua laga Paris Saint-Germain di Ligue 1 ketika harus bertandang ke markas Angers SCO di Stade Raymond Kopa pada tanggal 14 April mendatang dan laga kontra Metz di Stade Saint-Symphorien empat hari kemudian.

PSG, yang berhasil mengalahkan Monaco dengan skor 4-1 untuk memenangkan gelar juara Piala Liga Prancis untuk musim keempatnya secara berturut-turut, juga diperintahkan untuk membayar semua biaya kerusakan yang disebabkan oleh fans mereka sendiri.

Laga berikutnya yang akan dilakoni tim asuhan Unai Emery adalah pertandingan kandang melawan Guingamp pada Senin (10/04) dini hari WIB, di mana mereka berharap untuk dapat memenangkan laga dalam mengejar Monaco yang saat ini masih memimpin klasemen sementara Ligue 1.

Monaco, yang saat ini masih unggul tiga poin dari Paris Saint-Germain, akan melakoni laga kandang kontra tim papan tengah Angers pada Sabtu (08/04) besok di lanjutan Ligue 1 pekan ke-32.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *