Media Prancis, L’Equipe meminta maaf kepada Paris Saint-Germain, serta dua pemain lini tengah mereka yaitu Marco Verratti dan Blaise Matuidi, setelah memberitakan hal yang negatif dan kabar yang sama sekali tidak akurat kebenarnya.Buntut dari kekalahan mengejutkan PSG di tangan Barcelona di Liga Champions, Verratti dan Matuidi dilaporkan telah berpesta di sebuah klub malam sebelum tim berangkat ke Catalonia.

Verratti melalui agennya Donato Di Campli segera membela kliennya, dan bintang Timnas Italia itu langsung mengambil tindakan tegas kepada media yang menyebarkan berita tersebut yaitu L’Equipe.

Dalam berita yang berjudul ‘untuk pembaca kami’ L’Equipe memberi pernyataan tentang kabar tersebut dan melontarkan permintaan maafnya.

“Pada tanggal 9 Maret lalu, kami mengklaim pemain PSG Marco Verratti dan Blaise Matuidi berada di sebuah klub malam dua hari sebelum leg kedua pertandingan Liga Champions melawan Barcelona,” ungkap pernyataan itu.

“Keesokan harinya, informasi ini muncul di media cetak dan edisi online L’Equipe.”

“Hari ini, kami tahu bahwa informasi ini merupakan berita palsu dan diberikan kepada kami oleh sumber-sumber eksternal dengan niat buruk. Kami ingin meminta maaf.”

“Kami juga meminta maaf kepada Marco Verratti dan Blaise Matuidi untuk kesalahan kami terhadap mereka, serta klub mereka dan pemilik Paris Saint-Germain.”

L’Equipe kemudian mengungkapkan keinginan mereka untuk menghindari kasus seperti ini di masa depan dan mengungkapkan bahwa tindakan internal telah diambil oleh pihak yang bersangkutan.

“Kegagalan ini, menjadi pelajaran bagi kami untuk mempertimbangkan kembali bagaimana kami berfungsi secara internal untuk terus memberikan informasi yang berkualitas tinggi.”

Verratti yang sempat kesal dengan berita tersebut akhirnya menerima permintaan maaf dari L’Equipe, dan mengatakan dalam sebuah postingan di Instagram pribadinya: “Alasan itu diterima, tidak ada dendam.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *