Bek sayap Prancis, Patrice Evra mengungkapkan dirinya memiliki hubungan sangat dekat dengan pemain termahal dunia, Paul Pogba. Ia bahkan sudah menganggap pemain yang sempat bersamanya memperkuat Juventus itu sebagai saudara sendiri.Karena itu, Evra mengaku tidak akan segan melakukan perbuatan ekstrim untuk bisa menjaga Pogba dari orang-orang yang ingin memanfaatkan gelandang Manhcester United itu.

Kedekatan hubungan antara Evra dengan Pogba yang sama-sama berasal dari Prancis itu juga beberapa kali sering disampaikan Pogba, ia bahkan memanggil Evra dengan sebutan Paman Pat.

“Paul sudah seperti saudara saya dan saya ingin yang terbaik untuknya. Saya akan membunuh orang-orang yang ingin mengambil keuntungan dari dia atau mau melakukan sesuatu yang buruk terhadapnya. Hati Paul benar-benar baik,” kata Evra saat bicara kepada FourFourTwo.

Ia menilai beberapa orang seperti menikmati momen di saat Pogba bermain buruk, sehingga bisa mengkritik apa yang ia lakukan di luar lapangah, seperti kegiatan media sosialnya ataupun mem-bully gaya rambut sang pemain.

“Saya tidak ingin tampilannya lebih dikenal daripada permainan sepak bolanya dan meski tidak khawatir akan hal itu. Saya takut orang lain akan berharap hal itu sehingga mereka bisa mengkritiknya sebagaimana yang mereka lakukan terhadap David Beckham,” lanjut Evra.

Pogba sendiri saat ini tercatat sebagai pemain termahal dunia, setelah memutuskan kembali ke Manchester United dengan biaya transfer mencapai 105 juta dollar ditambah bonus.

Terkait pulangnya Poga ke pangkuan Setan Merah yang tidak lain adalah tim yang dibelanya saat masih di level yunior ternyata juga tidak lepas dari peran Evra.

“Itu yang saya katakan padanya, jika ingin pindah ia harus bergabung dengan United. Juve adalah klub yang besar dan saya akan senang apabila ia bertahan, tapi saya sampaikan kalau United adalah kesempatan besar untuknya,” pungkas Evra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *