Kepergian Zlatan Ibrahimovic dari Paris Saint-Germain (PSG) akhir musim lalu diyakini gelandang AS Moncao,Tiemoue Bakayoko, membuat juara bertahan Ligue 1 tersebut melemah. Hal itu juga yang kemudian membuatnya cukup yakin peluang AS Monaco untuk menghentikan dominasi tim Ibu Kota itu cukup terbuka.Sampai pekan ke-26, Monaco memang masih nyaman di puncak klasemen sementara Ligue 1 dengan keunggulan tiga poin atas PSG di posisi kedua.

Bakayoko menilai satu hal yang akan memudahkan timnya untuk bisa merengkuh gelar juara Liga Prancis musim ini adalah sudah tidak adanya sosok Ibrahimovic di PSG.

“Zlatan Ibrahimovic adalah penggerak PSG musim lalu. Dengan kepergiannya membuat tim ini menjadi lemah,” sebut Bakayoko kepada RTL.

Empat tahun terakhir, penyerang asal Swedia itu memang menjadi nadi utama PSG. Dia menjelma sebagai sosok yang selalu krusial di tim PSG. Dia tidak saja sebagai mesin gol di tim. Lebih dari itu, Ibrahimovic seringkali jadi inspirator di timnya.

Akhir musim lalu, setelah kontraknya berakhir, sang penyerang memutuskan meninggalkan Paris untuk kemudian bergabung dengan Manchester United yang diarsiteki pelatih favoritnya, Jose Mourinho.

Dengan tidak adanya penyerang veteran tersebut serta berpindahnya kursi pelatih dari Laurent Blanc ke Unai Emery, penmpilan Angel Dimaria dkk. memang sering tidak konsisten.

Sukses mencukur Barcelona dengan skor 4-0 pada pertandingan leg pertama babak 16 Liga Champions, mereka justru ditahan imbang Toulouse di markas sendiri, sehingga gagal memangkas jarak dengan AS Monaco yang satu hari sebelumnya juga hanya bermain imbang.

Bakayoko yakin tidak adanya Ibarihimovic membuat peluang AS Monaco untuk merengkuh gelar juara. Setidaknya, sampai pekan ke-26 mereka terbukti sudah mampu berada di posisi lebih baik dari sang juara bertahan.

“Musim ini kami sudah mampu mengganggu dominasi mereka di Liga,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *