Kekalahan 1-6 Paris Saint-Germain dari FC Barcelona pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (8/3/2017), menyisakan kemarahan para penggemarnya. Buntutnya, mereka melakukan tindakan vandalisme.

Situs ESPN menyebutkan bahwa kericuhan terjadi di Bandara Les Bourget, Kamis pagi, tidak lama setelah skuat PSG tiba dari Barcelona.

Sejumlah suporter PSG datang dan mencemooh para pemain, serta merusak mobil para pemain.

“Dalam suasana yang tidak bersahabat, semua kendaraan sudah diamankan untuk memastikan keamanan para pemain, keluarga, serta staf klub. Investigasi tentang kejadian ini sedang dilakukan,” demikian pernyataan resmi dari PSG.

Salah satu rekaman menunjukkan bek PSG, Thiago Motta, menyenggol salah satu suporter saat dia hendak masuk ke mobil.

Agen Motta, Alessandro Conovi, mengklarifikasi kejadian tersebut dengan menyebut bahwa Motta bermaksud meloloskan diri dari kepungan suporter.

“Para suporter menghentikan jalan Thiago. Dia sedang bersama istrinya, sementara para suporter memukuli atap dan bagian samping mobil. Dia ingin keluar sesegera mungkin, tetapi tidak tahu kalau dia menyenggol fans. Kami minta maaf jika hal tersebut terbukti benar, namun sampai sekarang tidak ada bukti,” tutur Canovi.

PSG gagal lolos ke perempat final Liga Champions karena kekalahan 1-6 yang mereka derita di Camp Nou. Padahal, pada leg pertama di kandang sendiri pada mid-Februari lalu, Julian Draxler dkk menang telak 4-0.

Dengan begini PSG tidak dapat lagi untuk melanjutkan mimpi mereka untuk menjuarai Liga Champions dan di Liga Prancis sendiri tepatnya di Ligue 1 PSG berada di posisi ketiga dengan 62 poin tertinggal dari OGC Nice yang bertengger di posisi kedua dengan 63 poin dan di Posisi Pertama ditempati AS Monaco yang musim ini sangat brilian dengan mengemas 65 poin.

PSG harus bekerja ekstra keras untuk merebut posisi pertama apabila mereka tidak ingin musim ini tidak mendapatkan gelar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *