Striker OGC Nice, Mario Balotelli, dianggap pernah hampir kehilangan kariernya ketika masih ditangani oleh Roberto Mancini di Inter Milan dan Manchester City, padahal ia memiliki peluang untuk menjadi pemain besar.Striker asal Italia berusia 26 tahun tersebut berhasil membangkitkan kariernya di Ligue 1 musim ini semenjak bergabung dengan Nice. Hingga kini Balotelli telah berhasil mencetak sembilan gol dari 14 laga yang dimainkan di liga domestik.

Mario Balotelli dikenal sebagai pemain yang sering berulah dan dikenal sebagai pemain yang nakal dan sering membuat ulah yang tidak perlu yang dapat menyebabkan dia mendapatkan kartu.

Ini seperti pertanda ‘taubat’ dari Balo karena sebelumnya ia dikenal sebagai pemain yang bengal usai gagal di AC Milan dan Liverpool selama periode tahun 2014 hingga 2016.

Namun demikian, hal berbeda dilontarkan oleh Mancini yang menyatakan bahwa karier striker berjuluk Super Mario tersebut dapat menjadi sangat gemilang ketika masih ditangani olehnya di Inter Milan dan Manchester City pada periode 2008 hingga 2013 silam.

“Saya mengenal Mario dengan baik. Saya yang memberikannya laga debut di Serie A dengan Inter dan membawanya dengan saya ke Manchester City,” ungkap Mancini, mengenang kepada Corriere dello Sport. “Dia adalah anak yang baik, memilikihati emas dan sudah memperlihatkan kualitasnya semenjak lakoni debut.”

“Dia tampil baik di Manchester, mencetak banyak gol dan memenangkan hampir segala trofi bersamanya. Saya tak tahu apa yang terjadi (di Milan dan Liverpool) dan itu sangat mengecewakan. Dia berisiko kehilangan kariernya yang bisa saja sangat gemilang.”

“Mario seusia anak laki-laki saya yang tertua, jadi saya sering berbicara dengannya. Saya harap dia bisa mengerti, mungkin dia memang mengerti, namun dia masih muda dan oleh karena itu ia terus melakukan kesalahan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *