Gelandang andalan Paris Saint-Germain, Marco Verratti bertekad untuk terus menjadi pemain yang lebih baik seperti apa yang ditunjukkan Gianluigi Buffon disetiap tahunnya. Verratti juga menjadikan Andrea Pirlo sebagai contoh yang baik bagi dirinya.

Verratti membahas peluangnya untuk menjadi pemain yang lebih baik di masa depan, setelah menampilkan pertunjukkan yang luar biasa bersama PSG dan Timnas Italia, musim ini.

“Setiap dari kita dapat terus menjadi lebih baik, termasuk Gigi Buffon setelah 20 tahun kariernya, jadi tentu saja saya bisa. Verratti berikutnya akan lebih baik, tapi saya masih Verratti yang asli,” kata Verratti kepada Rai Sport.

“Andrea Pirlo adalah titik acuan bagi saya, baik di dalam maupun di luar Nazionale, bahkan jika kami bermain dengan cara yang berbeda, meskipun peran kami cukup mirip.”

“Yang paling penting adalah kami menghormati setiap lawan. Saya tidak berpikir tim lain memiliki organisasi yang sama dengan Italia.”

Verratti bermain dari awal dalam kemenangan 2-0 Italia atas Albania di mana Lorenzo Insigne dan Ciro Immobile juga terlibat dalam skuat tersebut. Berbicara tentang kedua pemain itu, Verratti langsung mengingat masa-masa indah mereka di Pescara di bawah asuhan Zdenek Zeman pada musim 2011-12

“Kami bermain bersama di Serie B, jadi ini terasa spesial untuk kembali di sini, kami bertiga bersama-sama di Nazionale. Ini adalah kesenangan tersendiri bagi sepak bola, Anda mendapatkan peluang ini dengan kerja keras, semangat dan pengorbanan.”

“Zeman adalah pria yang hanya mengatakan beberapa kata, tapi dalam setahun dia mengajarkan saya begitu banyak hal yang baik sebagai pemain dan seorang pria. Dia selalu mendapatkan yang terbaik dari setiap pemain dan untuk anak muda seperti saya, itu indah,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *