Kabar buruk tentang seorang Mario Balotelli kembali muncul setelah dalam waktu yang cukup lama tidak terdengar. Seperti biasanya kabar buruk tersebut berhubungan dengan kedisiplinan Balotelli. Setelah sempat mendapatkan secercah harapan akan membaiknya performanya bersama OGC Nice, Balotelli kembali berulah.

Mario Balotelli terkenal dengan keusilan dan dengan gayanya yang sangat badboy menjadikan doia menjadi susah mengontrol emosinya.

Hal ini diungkapkan oleh rekan setimnya, Valentin Eysseric. Ia mengharapkan Balotelli dapat lebih memikirkan tim dan berjuang lebih keras daripada terus menggerutu jika ada hal yang tidak berjalan sesuai harapan.

“Maaf, tapi saya jujur,” ujar Esysseric kepada Bein Sports seperti dikutip oleh Eurosport. “Saya mengatakan yang sebenarnya. Ini cukup memalukan ia membiarkan kepalanya tertunduk, Anda melihatnya dalam sesi latihan setiap hari. Ia seperti pemain hebat.”

“Saya pikir ia tampak seperti tidak ingin melakukan apa-apa dengan kami. Ini benar-benar mengecewakan. Kami bisa benar-benar membutuhkan bantuannya dalam permainan seperti ini. Kami tahu pelatih menuntut usaha keras dari skuatnya. Ia tidak akan menerima siapa pun yang mengangkat kaki mereka dari gas dan Anda melihat itu pada Mario,” tambahnya.

Dalam dua pertandingan terakhir, Balotelli hanya bermain selama delapan menit saja yaitu pada pekan lalu saat Nice mengalahkan Saint Etienne. Sementara itu saat mereka ditahan imbang oleh Rennes dengan skor 2-2, Minggu (12/02), mantan pemain Inter Milan tersebut tidak dimasukkan ke dalam skuat karena menderita gejala flu.

Sepanjang musim 2016/2017 ini, pemain berusia 26 tahun ini sudah mencetak sembilan gol dari 13 pertandingan di Ligue 1. Sebuah raihan yang cukup bagus untuk seorang pemain yang sedang mencari performa terbaiknya lagi. Tetapi, ia juga harus bisa menjaga sikapnya agar tidak gagal dan kembali terpuruk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *