Semakin gemilangnya penampilan penyerang muda AS Monaco, Kylian Mbappe, membuatnya banjir pujian. Salah seorang yang memuji Mbappe adalah legenda AS Monaco, Thierry Henry.Pada Februari 2016 silam, Mbappe sukses memecahkan rekor Thierry Henry sebagai pencetak gol termuda untuk Monaco. Dalam pertandingan melawan Troyes pada 21 Februari 2016, Mbappe mencetak salah satu gol kemenangan Monaco pada usia 17 tahun 63 hari, memecahkan rekor Henry yang sudah bertahan selama hampir 20 tahun lebih yang terukir pada April 1995 silam.

Seusai memecahkan rekor Henry pada musim 2015/2016, penampilan Mbappe bersama Monaco semakin meningkat. Di bawah asuhan Leonardo Jardim, Mbappe menjadi sosok penting di lini depan Monaco. Total dari 32 laga yang sudah ia jalani bersama Monaco, pemain kelahiran Bondy tersebut sudah mencetak 19 gol dan 11 asis. Penampilan apiknya ini membawanya kepada debut bersama timnas Prancis senior pada 25 Maret 2017 silam kala Prancis bersua Luxemburg di babak kualifikasi Piala Dunia 2018.

Segala pencapaian yang sudah diraih oleh Mbappe ini membuat Henry pun tak segan untuk memujinya. Ia menyebut bahwa Mbappe adalah pemain yang memiliki kecepatan yang baik sekaligus cerdas ketika bermain.

“Sebenarnya saya tidak suka membanding-bandingkan pemain. Biarkan Mbappe menjadi dirinya sendiri. Tapi, oh la la, ia adalah pemain yang sangat bagus. Saya senang mengamati permainannya. Jika Anda memiliki pemain sepertinya di dalam klub, Anda hanya tinggal perlu menyentuh segi taktikal dari pemain tersebut. Secara bakat, Mbappe adalah salah satu yang terbaik,” ujar Henry seperti dilansir ESPN FC.

“Ia adalah pemain yang cepat, tapi ia juga cerdas. Ketika ia menggiring bola, ia melakukannya sembari berpikir. Kecerdasan seperti inilah yang dibutuhkan oleh pemain sekarang,” tambahnya.

Henry, yang juga menjadi bagian dari skuat Prancis yang menjadi runner up di Piala Dunia 2006 silam, memberikan sedikit pesan untuk Mbappe. Ia menyebut sebagai seorang penyerang, ada beberapa hal yang harus ia perhatikan dan pahami.

“Segera ketahui siapa bek yang lemah dan siapa bek yang tidak bisa dihadapi dalam pertandingan, sisi mana yang harus diserang dengan gencar dan sisi mana yang tidak harus diserang dengan gencar. Dengan kecerdasan yang ia miliki, saya yakin ia bisa segera mempelajari dan memahami hal tersebut,” tambahnya.

Melihat prospek Mbappe yang begitu cerah, salah seorang rekannya di Monaco, Fabinho, mengungkapkan bahwa ia tidak akan heran jika kelak suatu saat nanti pemain yang pernah membela Prancis U19 tersebut akan bermain di klub-klub besar. Saat ini banyak klub yang berusaha untuk menawar Mbappe, dan kebanyakan adalah klub papan atas Eropa. Fabinho percaya, bahwa Mbappe punya kualitas untuk bermain di klub-klub besar Eropa.

“Kami tahu bahwa kelak ia (Mbappe) akan pergi ke klub seperti Real Madrid, Barcelona, ataupun klub-klub besar yang lain. Ia punya kualitas untuk bermain di klub besar Eropa. Sampai saat itu tiba, kami akan tetap menikmati permainannya dan bermain bersamanya di AS Monaco,” ujar Fabinho.

Apa yang sudah tunjukkan Mbappe yang saat ini masih berusia 18 tahun memang cukup menjanjikan. Sebagai perbandingan dengan dua pesepakbola terhebat dunia, Cristiano Ronaldo pada usia 18 tahun hanya mencetak lima gol dari 31 pertandingan bersama Sporting Lisbon. Sementara itu Lionel Messi, jika dihitung dengan jumlah pertandingan yang sama, hanya mampu mencetak sembilan gol dari 37 pertandingan (dua musim bersama Barcelona). Sedangkan Mbappe saat ini sudah mencetak 19 gol dari 32 penampilan, dengan masih banyak sisa pertandingan musim ini untuk dimainkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *