Stade Velodrome. Seperti namanya, bangunan ini pada awalnya diperuntukan menggelar balap sepeda dan beberapa ajang olah raga lain. Stadion ini lantas berevolusi menjadi hanya satu fungsi utama: stadion sepak bola.Velodrome jelas digunakan buat ajang sepeda. Pada awalnya, terdapat trek balap sepeda melingkari lapangan sepak bola, sekaligus sebagai pembatas dengan penonton. Pun dengan trek lari.

Pada hari pembukaan stadion pada 13 Juni 1937, digelar sejumlah lomba atletik dan juga balap sepeda di Stade Velodrome. Festival olah raga itu ditutup dengan laga persahabatan Marseille kontra Torino.

Pebalap Tour de France berkumpul di stadion ini, baik ketika menyelesaikan etape atau memulai etape anyar.

Arena ini juga digunakan sebagai tuan rumah kejuaran atletik, tinju, hingga laga rugbi.

Pada 1970-an, luas trek sepeda mulai dikurangi dan trek atletik dihilangkan demi mengakomodasi perluasan tribun.

Menjelang Piala Eropa 1984, stadion ini mengalami modifikasi besar, meski masih mempertahankan trek balap sepeda.

Baru ketika Marseille dikuasai oleh Bernard Tapie pada 1985 trek balap sepeda di Velodrome dihilangkan.

Kapasitas total tempat duduk melonjak dari 42 ribu menjadi 48 ribu.

Renovasi itu yang mengakhiri Stade Velodrome sebagai stadion multifungsi.

Setelah mendapat renovasi menjelang Piala Dunia 1998, stadion yang pernah menggelar empat hajatan akbar sepak bola ini (Piala Dunia 1938, Euro 1960, Euro 1984, Piala Dunia 1998), kembali dipercantik menjelang Piala Eropa 2016.

Jumlah tempat duduk kini menjadi 67 ribu (stadion dengan kapasitas stadion terbesar kedua di Prancis setelah Stade de France), dan memiliki atap ikonik. Atap itu berwarna putih susu dan tampak seperti mengapung.

Desain baru Velodrome juga diikuti dengan penerapan teknologi ramah lingkungan seperti penampungan air hujan yang nantinya bakal digunakan untuk keperluan irigasi atau penyiraman rumput lapangan.

DATA FAKTA

Stade Velodrome
Lokasi: 3 Boulevard Michelet, Marseille
Pembangunan: 28 April 1935
Tanggal Pembukaan: 13 Juni 1937
Kapasitas: 67.394
Pemilik: Pemerintah Kota Marseille
Pengguna: Olympique Marseille, RC Touloun (rugbi)

Stadion yang sangat indah ini terletak di kota Marseille, Perancis, dan menjadi kandang tim papan atas Ligue 1, Olympique de Marseille. Seperti Stade de France, Stade Vélodrome juga pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia 1998 dan Piala Dunia Rugby 2007. Stadion ini mampu menampung penonton hingga 67.344 orang, menjadikannya stadion markas tim sepak bola terbesar di Perancis. Sebelum direnovasi, stadion ini hanya mampu menampung 58.897 penonton. Yang istimewa, Stade Vélodrome juga pernah menyelenggarakan partai Piala Dunia 1938 dan Euro 1984.

Berikut fakta-fakta tentang Stade Vélodrome.

1. Stadion Stade Vélodrome dibangun pada tahun 1937 dan direnovasi sebanyak tiga kali, yaitu pada tahun 1984, 1998, dan terakhir 2014. Arsiteknya adalah Henri Ploquin. Sebelumnya, Ploquin pernah merancang stadion Stade Municipal Gingham.

2. Pertandingan yang paling pertama digelar di stadion ini adalah laga persahabatan antara Marseille melawan Torino FC pada tahun 1937.

3. Sebagai syarat menjadi tuan rumah Euro 2016, stadion ini pun melakukan renovasi dengan meningkatkan kapasitas tempat duduknya, dari 60.031 menjadi 67.000, plus 7.000 kursi VIP. Anggaran yang ditelan proyek renovasi ini mencapai 267 juta euro. Berbagai peningkatan juga dilakukan, seperti memasang atap, menambah ruang resepsi, ruang media, dan sebagainya. Mal, perumahan, dan hotel juga dibangun di sekitar stadion.

4. Pada tanggal 16 Juli 2009, dalam persiapan konser Madonna, salah satu dari empat mesin derek yang digunakan untuk mengangkat struktur jatuh; atap seberat 60 ton jatuh dan menyebabkan dua orang tewas, delapan luka-luka, dan menghancurkan crane. Sebelum direnovasi, orang Marseille sendiri tidak terlalu menyukai stadion ini karena tak punya atap, terekspos pada angin mistral, dan punya sistem akustik yang buruk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *