Klub tajir asal Prancis, Paris Saint-Germain memperpanjang kontrak kapten tim mereka, Thiago Silva. Pemain yang didatangkan dari AC Milan itu memperpanjang durasi kontraknya hingga 2020.

PSG mengakhiri tahun 2016 dan pekan-pekan penampilan buruk mereka dengan kemenangan manis 5-0 dalam pertandingan Ligue1 kontra FC Lorient pada hari Rabu kemarin, dan kapten Thiago Silva mencetak gol ketiga dalam pertandingan itu.

Sesaat setelah pertandingan itu berakhir, sebelum anak buah Unai Emery berpisah untuk menikmati libur Natal, Silva bertemu dengan CEO PSG, Nasser Al-Khelaifi dan menandatangani perpanjangan kontraknya dengan klub sampai pada 2020.

Selama beberapa bulan terakhir, masa depan Silva telah menjadi topik debat populer, namanya juga dihubungkan dengan beberapa klub besar Eropa – terutama Juventus. Namun PSG berhasil menghalangi niat klub-klub itu dan mempertahankan kapten mereka dalam kontrak yang membuatnya bertahan di Paris sampai umurnya 36.

“Saya sangat senang menandatangani kontrak baru ini. Saya rasa ini adalah hasil dari kerja positif yang telah saya lakukan sejak bergabung dengan klub. Saya sangat senang bisa bermain disini dan memakai seragam PSG.”

PSG dan supporter mereka juga akan senang dengan perpanjangan kontrak Silva, dan yang lebih penting lagi, komitmen Silva pada PSG adalah pernyataan kuat atas keyakinan pada apa yang terlihat seperti proyek meragukan, juga timnya yang berbakat namun tampil dibawah harapan.

Edinson Cavani, Blaise matuidi, dan Marquinhos, adalah trio yang diduga akan memperpanjang kontrak mereka dengan PSG selanjutnya. Jika berhasil mengamankan tanda tangan ketiganya sebelum pertandingan kompetitif tahun 2017 dimulai – ditambah lagi dengan tambahan pemain dari transfer bulan Januari – akan memberi suntikan semangat pada PSG.

Jika Silva menolak perpanjangan kontrak dengan PSG, maka ketiga trio PSG itu kemungkinan akan berfikir lebih lama apakah tetap ingin bersama PSG. Silva mengingatkan mereka pada skala proyek PSG dan mereka berada dalam posisi untuk meraih baik impian mereka maupun pemilik PSG.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *