Paris Saint-Germain tak bisa berbuat lebih banyak selain mengintip kelengahan Monaco di Liga Prancis sambil terus mengincar kemenangan atas lawan-lawannya sampai akhir musim, termasuk Guingamp pada Minggu (9/4). Paris Saint Germain berusaha untuk menempel dan mencoba untuk mengkudeta AS Monaco yang sekarang ini masih berada di puncak klasemen sementara.

Tripoin itu berada dalam jangkauan Les Parisien. Namun, Thiago Silva dkk masih harus berhati-hati. Guingamp bukan tanpa kemampuan.

Kegagalan meraup poin di Stade de Roudourou, markas Guingamp, pada pertemuan pertama bisa berakibat hilangnya gelar. Pengaruhnya memang bisa separah itu, tetapi PSG bangkit sejak kekalahan 1-2 itu.

Sejak kekalahan tersebut, Si Merah-Biru memenangi 17 dari 20 laga di semua ajang (hanya dua kali imbang dengan Monaco dan Toulouse dan kalah di Barcelona).

Demi membayar lunas kekalahan terakhir di liga itu, tak mengherankan bila PSG mencanangkan pembalasan agar dapat mempertahankan tekanan buat Monaco.

PSG masih tertinggal tiga poin dari sang pemuncak klasemen sebelum laga ke-31 ini digelar.

Menuju tiga poin wajib ini, Parc des Princes bersiap meneruskan tuah buat si empunya sekaligus kesesakan bagi kubu tamu pada Minggu(9/4) atau Senin (10/4) pukul  02.00 WIB.

Lima jamuan terakhir untuk Guingamp selalu berakhir dengan kemenangan PSG disusul catatan tidak kebobolan sebiji gol pun dan mencetak 18 gol!

Didorong niat revans, kemenangan PSG dengan skor besar atas Guingamp tampaknya bisa terjadi lagi.

Apalagi, PSG tengah percaya diri setelah meraih trofi pertama musim ini, Coupe de la Ligue. Di final, PSG menang atas Monaco pada Sabtu (1/4).

“Tim ini telah menunjukkan kemajuan berarti sejak awal musim. Masih banyak hal yang perlu ditingkatkan,” ucap Emery seperti dikutip ESPN usai laga puncak yang digelar di Lyon itu.

Kemenangan atas Guingamp akan menjadi bukti lanjutan perbaikan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *