Playmaker Paris Saint-Germain Javier Pastore mengaku frustrasi karena tidak menjadi bagian dari tim yang bermain lebih reguler di starting XI Unai Emery saat ini. Sejauh musim ini, Pastore lebih sering bermain sebagai pemain pengganti.Pastore berperan besar dalam kegemilangan permainan PSG di babak kedua ketika mereka mengandaskan EA Guingamp dengan skor 4-0 meski pemain asal Argentina itu lebih sering memainkan peran pemain pengganti di musim ini.

Pastore mengakui ia kecewa tidak tampil dilebih dari 35 menit yang diberikan kepadanya dalam kemenangan 4-1 PSG atas AS Monaco di final Coupe de la Ligue meski ia menerima alasan Emery yang tidak menurunkannya dari awal.

“Pasti saya sedikit kesal selama seminggu ini karena saya ingin bermain melawan Monaco,” kata El Flaco kepada wartawan di Parc des Princes setelah peluit akhir. “Namun, ini semua adalah keputusan pelatih dan saya menerimanya.”

“Kami telah berbicara tentang hal itu. Dia telah memberi saya penjelasan dan dia memiliki kepercayaan pada diri saya. Yang penting adalah (faktor apa) yang menentukan saya bermain 15 menit atau lebih.”

Pastore menguraikan alasan Emery yang jarang memberinya menit bermain dan mengakui bahwa hal ini, karena faktor cedera setelah dirinya sempat absen lama karena cedera.

“Ada banyak tapi yang paling penting adalah saya tidak bermain secara teratur musim ini karena cedera,” kata Pastore. “Saya tidak 100 persen, sehingga itu normal bahwa saya diistirahatkan. Jika tidak, saya harus mengambil risiko di dalam pertandingan dan menderita cedera baru.”

“Hal ini juga normal, ketika seorang pemain merasa baik, mereka ingin bermain di setiap pertandingan. Namun, hal yang paling penting adalah untuk memenangkan beberapa pertandingan terakhir kami di Ligue 1 untuk mencoba memenangkan gelar,” akhiri Pastore.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *