Agen Mario Balotelli, Mino Raiola memberikan bocoran kepada Nice bagaimana cara membuat pemain bengalnya tersebut untuk berhenti menerima kartu merah berikutnya. Raiola menyebut satu-satunya cara untuk menghentikan itu adalah dengan memotong lidah Super Mario.Dengan memberikan pernyataan seperti itu, Raiola  seperti ingin memberi peringatan terhadap pemain Internasional Itali tersebut untuk menghentikan perilaku buruk Balotelli di atas lapangan.

Seperti diketahui akhir pekan lalu, Balotelli harus diusir wasit dari lapangan karena menghina sang pengadil dalam Bahasa Inggris pada pertandingan menghadapi Lorient. Beruntung, meski bermain dengan 10 pemain dari menit 68 Nice mampu mempertahankan kemenangannya.

Sepanjang karirnya di Liga Prancis, Balotelli memang seperti mulai menemukan kembali penampilan terbaiknya dan secara kesuluruhan sudah menciptakan 11 gol untuk Nice. Namun demikian, prilaku buruk Balotelli yang seperti sulit untuk dihilangkan tidak jarang membuat tim justru berada dalam kondisi di rugikan. Total Balotelli sudah tiga kali menerima kartu merah di Ligue 1.

Hal itulah yang kemudian membuat sang agen pemain muncul dengan ide tersebut untuk menghindarkan Balotelli dari kartu merah selanjutnya.

Bicara pada RMC, Raiola  mengaku sudah menemukan jalan keluar atas berbagai tingkah tidak sportif yang seringkali ditunjukkan Balotelli.

“Saya tau solusinya. Kami akan memotong lidahnya. Untuk bermain sepak bola ia tidak butuh lidah. Jadi kami akan memotongnya,” kata Raiola sembari bercanda.

Meski menyarankan untuk memotong lidah kliennya tersebut. Tapi, layaknya seorang agen pemain, Raiola  tetap berusaha melindungi sang pemain dengan menyebut Balotelli sangat menyesal atas apa yang dilakukannya pada pertandingan akhir pekan lalu.

“Dia sadar telah membuat kesalahan besar dan tidak ingin memberikan alasan apupun. Itu adalah sesuatu yang seharusnya sudah dirubahnya. Ia sedih untuk dirinya dan juga tim,” pungkas Raiola.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *