Gelandang Paris Saint-Germain, Marco Verratti mengungkapkan bahwa para pemain Barcelona sempat kehilangan percaya diri mereka ketika PSG mampu mencetak gol di laga leg kedua, sebelum melakukan comeback mengesanakan di menit tambahan waktu.Verratti mengatakan gol yang dibuat Edinson Cavani sempat membuka harapan PSG untuk lolos ke babak selanjutnya, dan membuat para pemain Barcelona berpikir pertandingan telah usai.

Tapi, keajaiban yang terjadi di menit-menit akhir telah merubah segalanya karena Barcelona mampu mencetak tiga gol yang membuat skor menjadi 6-1.

Sebelum kejadian itu terjadi, Verratti mengatakan para pemain Barcelona sempat berpikir mereka tidak akan lolos, setelah PSG mampu mencetak satu gol di Camp Nou.

“Dengan gol Cavani, kami memperoleh kedamaian,” kata Verratti kepada L’Equipe. “Saya kemudian berbicara dengan para pemain dari Barca, mereka mengatakan kepada saya bahwa itu selesai.”

“Namun mereka mencetak tiga gol dalam tujuh menit, saya tidak dapat menemukan penjelasan tentang hal ini, itu adalah sepak bola.”

“Ini adalah pertandingan yang saya tidak akan pernah lupakan. Saya harap itu akan menjadi pelajaran untuk semua orang.”

Meski kecewa dengan hasil yang diraih PSG dalam laga itu, tapi Verratti tetap memberi kredit kepada anak asuh Luis Enrique yang dianggapnya layak untuk lolos ke babak selanjutnya.

“Barca lolos dan mereka pantas. Itu pertandingan yang sulit, untuk dapat dilewati. Mereka menekan kami dengan begitu sering pada periode pertama. Pada babak kedua, kami bermain lebih baik.”

“Sekarang kami memiliki waktu yang sulit. Orang lain merasakan hal yang sama.”

“Kami harus menemukan kekuatan kami kembali dengan mengangkat kepala kami. Anda harus bersikap seperti laki-laki. Kami semua sedih. Kami kalah 6-1, itu bukan karena wasit. Kami harus bertanggung jawab,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *